Yang aku punya sekarang adalah hanya harapan..
Biarkan mereka mengambil semuanya,
Tapi tidak dengan harapanku,
Karena aku takkan pernah berhenti berharap.
Biarkan mereka mengambil semuanya,
Tapi tidak dengan harapanku,
Karena aku takkan pernah berhenti berharap.
Hari ini ada yang seru di bimbelan, selain karena aku dan teman-teman baruku mulai akrab,aku juga sudah mulai mengenal karakter masing-masing dari mereka, oke lah bisa di bilang hanya sekilas, tidak terlalu spesifik, tapi cukup lumayan tuk dipakai sebagai batu loncatan tuk memulai sesuatu yang baru.
Mereka ternyata tak sesinis yang aku kira sebelumnya, ada banyak keramahan yang aku rasakan, hal ini dapat kurasakan ketika orang-orang tersebut memanggil namaku. Kalian pasti tahu gimana senangnya ketika orang asing mulai memanggil namamu yang membuktikan bahwa kalian dianggap ada??
It’s so nice....
Ok, aku belum cerita tentang mereka.
Kelas ku, adalah kelas D sore, atau secara formal kel IPA 10, berisi 25 orang pada awalnya, tapi sekarang sudah berkembang menjadi 28 orang. Hal ini disebabkan oleh adanya siswa-siswa baru yang masuk minggu ini. Tapi tak tahu juga, karena aku hanya melihat dari absent, tak secara langsung, karena tiap harinya tak pernah kelas ini lenkap dengan seluruh siswanya.
Kelas ku, adalah kelas D sore, atau secara formal kel IPA 10, berisi 25 orang pada awalnya, tapi sekarang sudah berkembang menjadi 28 orang. Hal ini disebabkan oleh adanya siswa-siswa baru yang masuk minggu ini. Tapi tak tahu juga, karena aku hanya melihat dari absent, tak secara langsung, karena tiap harinya tak pernah kelas ini lenkap dengan seluruh siswanya.
Aku mulai mengenal beberapa siswa yang selalu hadir, karena memang pada dasarnya, aku hadir terus.
*gimana mau bolos, bimbelan ku tuh satu blok dengan tempat kakak ku kerja, jadinya bisa ketahuan kalau aku nggak masuk, karena kami selalu pulang bareng.*
Pertama masuk, aku langsung TO, dua materi pula, kemampuan dasar dan kemampuan IPA, mate dah.....^^! Maka nya nilai TO pertama Cuma bisa nyampe poin 595,35, kecil banget kan....???
*gimana mau bolos, bimbelan ku tuh satu blok dengan tempat kakak ku kerja, jadinya bisa ketahuan kalau aku nggak masuk, karena kami selalu pulang bareng.*
Pertama masuk, aku langsung TO, dua materi pula, kemampuan dasar dan kemampuan IPA, mate dah.....^^! Maka nya nilai TO pertama Cuma bisa nyampe poin 595,35, kecil banget kan....???
Tahu orang
pertama yang kusapa??
Mungkin kita panggil dia Ms. X , karena alasan ku menyapa nya hanya tuk meminjam pencil. Itupun tak pake basa-basi lagi. Langsung straight to the point. Mungkin si Ms. X ngerasa aneh padaku, kok berani bener nih orang pake acara pinjam-meminjam. Tapi syukurnya, dia mau menolong. Walau tampang aneh terbias di wajah nya.
Aku pikir, pada ramah juga nih orang-orang.
Itu yang ngebangkitin semangatku tuk memulai hubungan baru di sini. Seperti ada harapan aja.
pertama yang kusapa??Mungkin kita panggil dia Ms. X , karena alasan ku menyapa nya hanya tuk meminjam pencil. Itupun tak pake basa-basi lagi. Langsung straight to the point. Mungkin si Ms. X ngerasa aneh padaku, kok berani bener nih orang pake acara pinjam-meminjam. Tapi syukurnya, dia mau menolong. Walau tampang aneh terbias di wajah nya.
Aku pikir, pada ramah juga nih orang-orang.
Itu yang ngebangkitin semangatku tuk memulai hubungan baru di sini. Seperti ada harapan aja.
Esoknya aku mulai terkenal, karena semua penghuni kelas kaget mendengar aku berasal dari Pandeglang,
Ya ya ya.......... terima kasih dah care, tenang aja, aku Cuma 12 mil laut jauhnya dari rumah kok , pikirku.
Tapi makin ke sini malah makin seneng ku berada di tengah mereka, mereka
tuh asli gokil banget. Ada yang bener-bener pendiam lah, yang bener-bener gak mau diem juga ada. Pokoknya di tiap materi, ada aja yang bisa di jadiin bahan tertawaan.
Malah aku makin terkenal ketika namaku dijadikan contoh pada materi English berpasangan dengan Len yang duduk bersebelahan denganku.
Aku sangat bersyukur karena Allah SWT telah memberiku harapan baru tuk bisa menghilangkan kesan asing di tempat ini.
Harapan ini mulai membuatku bangkit, tak lagi merasa terpuruk berada jauh dari rumah. sekarang aku mulai yakin, segala sesuatunya berawal dari sebuah harapan, kemudian berkembang menjadi apa yang kita harapkan bila kita terus berpegang teguh pada harapan tersebut.
tuh asli gokil banget. Ada yang bener-bener pendiam lah, yang bener-bener gak mau diem juga ada. Pokoknya di tiap materi, ada aja yang bisa di jadiin bahan tertawaan.Malah aku makin terkenal ketika namaku dijadikan contoh pada materi English berpasangan dengan Len yang duduk bersebelahan denganku.
Aku sangat bersyukur karena Allah SWT telah memberiku harapan baru tuk bisa menghilangkan kesan asing di tempat ini.
Harapan ini mulai membuatku bangkit, tak lagi merasa terpuruk berada jauh dari rumah. sekarang aku mulai yakin, segala sesuatunya berawal dari sebuah harapan, kemudian berkembang menjadi apa yang kita harapkan bila kita terus berpegang teguh pada harapan tersebut.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
minta komentar na atuh....